Sunday, July 8, 2012

Persisam kalahkan PSAP 3-1


SAMARINDA, KOMPAS.com - Bermain di kandang yakni Stadion Segiri, Persisam Putra Samarinda mengalahkan PSAP Sigli 3-1, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League, Minggu (8/7/2012) petang ini.

Persisam mengawali gol menit ke-21 lewat penyerang andalannya Cristian El Loco Gonzales. Gol berawal dari kemelut di jantung pertahanan PSAP. Bola yang mengarah ke Gonzales yang berdiri tepat di depan gawang, tak disia-siakannya.

Asyik menyerang, Persisam malah kebobolan. Menit ke-30, pemain PSAP, Riza memenangi duel udara dengan pemain belakang Persisam, dan menyundulnya ke gawang Persisam yang dijaga oleh Agung.

Lopicic membuat supporter Persisam bersorak di menit ke-59. Pemain asal negara Montenegro itu, mencetak gol dari sudut sempit, dari sisi kiri gawang PSAP. Persisam menutup gol melalui Jerry Karpeh menit ke-70.


Via: Persisam kalahkan PSAP 3-1

Hamsik Minta Pengganti Lavezzi


Naples - Napoli baru saja melego Ezequiel Lavezzi ke klub asal Prancis, Paris Saint-Germain. Terkait hal itu, Marek Hamsik meminta petinggi I Partenopei, mencari penyerang pengganti yang sepadan.

Lavezzi sudah diboyong PSG dari Napoli, Senin (2/7/2012). Sebagai imbalannya, klub yang bermarkas di San Paolo itu mendapatkan uang tebusan sebesar 30 juta euro.

Hamsik yang baru saja memperbarui durasi kontrak dengan Napoli hingga 30 Juni 2016, lantas meminta pihak klub untuk merekrut pemain yang kualitasnya setara dengan pemain asal Argentina itu.

Sebabnya, Hamsik mempunyai ambisi yang besar di musim yang baru bersama Napoli musim depan.

"Saya mempunyai ekspetasi yang besar untuk tahun depan, kami akan mencoba untuk meraih tujuan yang berbeda--saya juga yakin bahwa kami akan memperkuat tim di bursa transfer dan mengganti pemain terbaik, Lavezzi yang sudah hengkang," jelas Hamsil seperti dilansir oleh Football Italia.

"Saya siap untuk memulai lagi, hari Minggu saya menuju Naples dan di hari Selasa saya berharap kerja keras di pemusatan latihan di
Via: Hamsik Minta Pengganti Lavezzi

Transfer Modric Batal!


MADRID, KOMPAS.com - Rencananya, akhir pekan depan Luka Modric datang ke Santiago Bernabeu. Namun, transfer gelandang Kroasia itu akhirnya batal. Mengapa?

Sebelumnya, proses transfer itu berjalan sesuai dengan yang dijadwalkan. Jose Mourinho dapat memakai servis Modric, Minggu (15/7/2012), saat Real Madrid memulai pemusatan latihan musim panasnya.

Yang pasti, Tottenham Hotspur meminta 50 juta euro (sekitar Rp 600 miliar) untuk servis Modric plus Nuri Sahin. Namun, gelandang Turki itu enggan berkostum "The Lilywhites".

"Los Blancos" sendiri melabeli Modric pada level Rp 35 juta euro (sekitar Rp 420 miliar).

Belum diketahui berapa kesepakatan yang terjadi antara kedua klub. Namun, proses transfer berjalan mulus.

Sabtu (7/7/2012), Marca memberitakan, palu keputusan telah diketukkan Presiden Madrid Florentino Perez. Klubnya tak akan mendaratkan Modric sebelum melego pemain.

Perez menginginkan Madrid mendapatkan dana lebih dulu dengan menjual beberapa pemainnya, mulai dari Ricardo Kaka, Hamit Altintop, Lassana Diarra, Fernando Gago hingga Ricardo Carvalho.

Mourinho sendiri menginginkan skuadnya berisikan 26 pemain. Tiga pemain telah datang namun semuanya bukan dari proses jual beli. Gago kembali dari masa pinjamannya bersama AS Roma, sementara Alvaro Morata dan Jesus Fernandez Collado dipromosikan dari tim Madrid yunior.


Via: Transfer Modric Batal!

Saturday, July 7, 2012

Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian


Silverstone - Sebastian Vettel menilai GP Inggris Raya bisa menjadi sebuah undian besar jika hujan kembali turun dan mengguyur lintasan, seperti pada sesi kualifikasi.

Sesi kualifikasi di Silverstone, Sabtu (07/07/2012), sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan deras. Setelah kembali dilanjutkan, Vettel pada akhirnya mencatatkan waktu terbaik keempat.

Pebalap Red Bull tersebut lalu memprediksi kalau balapan, Minggu (8/7) akan berjalan amat berat jika kondisi seperti itu terjadi lagi di lintasan.

"Dengan kondisi seperti itu, balapan bisa menjadi sebuah undian besar," ujar Vettel seperti dilansir Autosport.

"
Via: Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian

Zola Latih Watford


LONDON, KOMPAS.com - Mantan striker Italia dan Chelsea, Gianfranco Zola, dikontrak dua tahun untuk menjadi pelatih klub Liga Championship, Watford.

"Setiap orang tahu bagaimana Gianfranco Zola menyukai bagaimana seharusnya sepak bola dimainkan. Saya kira suporter Watford bisa berharap gaya sepak bola menyerang dan menarik dari timnya. Gianfranco mewakili proyek ini secara sempurna," kata Direktur Teknik Watfort, Gianfranco Nani, di situs resmi klub, www.watfordfc.com.

Pemilik Watford asal Italia, Gaimpaolo Pozzo, sebelumnya juga sudah mengisyaratkan akan mendatangkan Zola sebagai manajer, menggantikan Sean Dyche. Zola memiliki banyak pengalaman di sepak bola Inggris selama 7 tahun memperkuat Chelsea. Publik Inggris bahkan masih mengenangnya sebagai pemain kecil yang lincah dan cerdas.

Pozzo tak hanya memiliki Watford. Dia juga menjadi pemilik Udinese (Italia) dan Granada (Spanyol). Sejak dimiliki Pozzo, Granada berkembang pesat dan terus promosi hingga ke Liga BBVA.

Zola sendiri cukup berpengalaman sebagai pelatih. Sebelumnya, ia menangani timnas U-21 Italia. Zola yang kini berumur 46 tahun, penisun dari sepak bola tujuh tahun silam.

Dia juga pernah menangani West Ham dan membawanya berada di urutan ke-9 Premier League. Watford juga pernah ditangani pelatih asal Italia lain, yakni Gianluca Vialli. Namun, dia dianggap kurang sukses. (RTR)


Via: Zola Latih Watford

Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins


Vosges - Chris Froome berhasil memenangi etape 7 Tour de France. Sementara rekan setimnya di Team Sky, Bradley Wiggins, berhasil merebut yellow jersey usai menuntaskan etape ini di posisi tiga.

Dalam etape yang terbentang sepanjang 199 km antara Tomblaine La Planche des Belles Filles dengan kontur sedikit berbukit, Sabtu (7/7/2012) waktu setempat, Froome berhasil mencatatkan waktu 4 jam 58 menit dan 35 detik.

Juara bertahan Cadel Evans dari tim BMC Racing harus puas menyudahi etape ini dengan berada di posisi dua. Sementara itu Wiggins menempati posisi tiga di etape ini dengan catatan waktu setara dengan Evans, memperlihatkan betapa ketatnya persaingan.

Hasil tersebut membuat Wiggins kini berhak menyandang yellow jersey yang ia rebut dari Fabian Cancellara. Dari tujuh etape yang sudah berlangsung, inilah kali pertama yellow jersey tak disandang oleh Cancellara yang membela panji tim RadioShack-Nissan.

Di klasemen keseluruhan, Wiggins kini memimpin 10 detik dari Evans, sedangkan Vincenzo Nibali dari tim Liquigas menguntit di posisi tiga, terpaut 16 detik. Demikian diwartakan Reuters.

Hasil Etape VII Tour de France

1. Chris Froome (Britain / Team Sky) 4:58:35"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +2"
3. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky)
4. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +7"
5. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +19"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +44"
7. Pierre Rolland (France / Europcar) +46"
8. Janez Brajkovic (Slovenia / Astana)
9. Denis Menchov (Russia / Katusha) +50"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +56"

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VII

1. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) 34:21:20"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +10"
3. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +16"
4. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +32"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +54"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +59"
7. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +1:09"
8. Nicolas Roche (Ireland / AG2R) +1:22"
9. Chris Froome (Britain / Team Sky) +1:32"
10. Michael Rogers (Australia / Team Sky) +1:40"






Via: Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins

Liestiadi Puji Semangat "Garuda Muda"


PEKANBARU, KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional Indonesia U-22, Liestiadi, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu mengalahkan Timor Leste 2-0 dalam lanjutan kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Sabtu (7/7/2012). Timnas, kata dia, telah menunjukan semangat luar biasa dalam laga tersebut.

Dua gol skuad "Garuda Muda" dicetak oleh bek Nurmufid Fasta pada menit ke-42 dan penyerang Agung Supriyanto (85). Dengan kemenangan tersebut, Indonesia naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan tiga angka, selisih tiga poin dari Jepang dan Australia di peringkat satu dan dua.

"Kami tim pelatih sangat mengapresiasi semangat juang anak-anak, karena dengan kemenangan ini, otomatis membuka peluang kita untuk lolos ke putaran final," ujar Liestiadi saat jumpa pers seusai pertandingan di Stadion Utama Riau, Sabtu (7/7/2102) malam.

Liestiadi mengaku terkejut dengan penampilan Timor Leste yang tampil menekan sejak menit awal. Menurutnya, permainan tim asuhan Norio Tsukitate tersebut bermain sangat ngotot untuk mengincar kemenangan dalam laga tersebut.

"Memang tampil menekan adalah strategi Timor Leste, karena penyakit Indonesia kalau ditekan pasti anak-anak nervous (gugup). Tapi, anak-anak berhasil mengatasi tekanan itu. Ini menunjukan bahwa anak-anak ingin lolos ke putaran selanjutnya," kata Liestiadi.

"Jadi, kita akan terus berusaha maksimal dan meraih kemenangan di sisa tiga laga nanti melawan Makau, Jepang, dan Singapura. Karena tidak ada cerita, kalau mau lolos, kita harus menang," tegasnya.


Via: Liestiadi Puji Semangat "Garuda Muda"

Kalou Diikat Lille Empat Tahun


LILLE, KOMPAS.com - Mantan penyerang Chelsea, Salomon Kalou, menandatangani kontrak empat tahun dengan klub Perancis, Lille.

"Lille secara meresmikan kehadiran Salomon Kalou yang pagi ini sudah melewati pemeriksaan medis. Ia tiba di sini pada Jumat," demikian pengumuman yang dikeluarkan Lille.

Pemain berumur 26 ini sebenarnya mendapat tawaran dari banyak klub, setelah dilepaskan oleh Chelsea pada Juni. Namun, dia akhirnya memilih Lille.

"Sejak dilepaskan pada Juni, kami mengikat Kalou dengan kontrak empat tahun. mantan pemain Chelsea ini akan bersama kami sampai 2016. Kehadiran pemain yang pernah merasakan juara Liga Champions (bersama Chelsea0, Salomon Kalou, ke Lille merupakan berita besar dari transfer musim 2012-2013," lanjut pengumuman itu.

Kalou menghabiskan enam musim bersama Chelsea. Dia sudah bermain 240 kali bersama klub London Barat itu dan mencetak 60 gol. Tapi, musim ini dia jarang dimainkan, hanya turun ke lapangan 12 kali. Pemain asal Pantai Gading ini menjadi orang keempat yang dikontrak "Les Dogues" musim ini, setelah Marvin Martin, Steeve Elana, dan Viktor Klonaridis.


Via: Kalou Diikat Lille Empat Tahun

Australia Hanya Menang Tipis Atas Makau


PEKANBARU, KOMPAS.com - Australia harus bersusah payah untuk mengungguli Makau di laga keduanya di Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22 di di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/7/2012) sore.

Di babak pertama, tim asuhan Paul Okon tampil agresif dengan menekan pertahanan Makau yang dinakhodai Leung Sui Wing. Dengan mengandalkan umpan-umpan pendek, tim "Kanguru" sukses membuat pertahanan lawan kocar-kacir. Terbukti, Australia unggul lebih dulu lewat Riley Paul. Berikutnya, dua gol borongan Luke Anthony membuat Australia unggul tiga gol tanpa balas.

Beberapa saat sebelum turun minum, Australia mengendorkan serangan dan berhasil dimanfaatkan Makau. Adalah De Jesus Morais Alves Vinicio yang mengubah papan skor 3-1 dan bertahan hingga babak pertama pungkas.

Di paruh kedua, kedua tim saling serang. Namun, Australia justru kecolongan setelah sepakan Leong Ka Hang Leong menghasilkan gol kedua Makau.

Untungnya, "The Junior Socceroos" berhasil mempertahankan kemenangan 3-2 hingga peluit panjang dibunyikan.


Via: Australia Hanya Menang Tipis Atas Makau

Xabi Alonso Datang, Indonesia Siap Ukir Rekor


Indonesia kembali kedatangan bintang sepak bola juara Eropa dan dunia. Setelah beberapa hari lalu Cesc Fabregas menyambangi Tanah Air, kali ini giliran rekan setimnasnya, Xabi Alonso, menyapa fans di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Alonso merupakan tamu spesial dalam acara Indonesia Mengoper Bola 2012 yang kali ini mengusung tema "Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion". Minggu (8/7/2012) besok akan diadakan "Big Bang" Indonesia Mengoper Bola 2012. Acara tersebut diprediksi bakal disesaki 15.000 orang di Lapangan Monas, Jakarta.

Dua Kelincisalah satu sponsor Real Madridmenargetkan untuk mengukir namanya di Guiness World of Records dengan mengikutsertakan 1.000 peserta pengoper bola yang akan masuk kategori "Most Consecutive Football Passes".

Harapannya, program Indonesia Mengoper Bola 2012 dapat meningkatkan minat dan cinta masyarakat Tanah Air terhadap sepak bola, sejalan dengan kampanye Indonesia Mengoper Bola 2012: Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion.


Via: Xabi Alonso Datang, Indonesia Siap Ukir Rekor

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Friday, July 6, 2012

Dua Raksasa Berebut Maicon


MADRID, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari ini, Real Madrid berusaha keras mendapatkan bek sayap Inter Milan, Douglas Maicon. Ironisnya, pemain Brasil itu justru kian merapat ke Chelsea.

Pelatih "Los Blancos" Jose Mourinho menginginkan servis Maicon. Maksud Mou --sebutan Mourinho-- mengundang pria berusia 30 tahun itu ke Santiago Bernabeu adalah untuk melapis posisi Alvaro Arbeloa. Kedua pemain diharapkan "The Special One" -- julukan Mourinho-- saling mengisi dan melapis posisi bek sayap kanan.

Namun, menurut harian Spanyol, Marca, Madrid berkeras membeli servis Maicon pada lima juta euro (sekitar Rp 60 miliar). Sementara label Inter untuk pemain itu diperkirakan delapan juta euro (Rp 96 miliar).

"Prioritas Madrid dan aku mungkin berbeda. Jika nilai transfer memang tak mencapai kesepakatan, aku akan mencari nafkah di tempat lain. Itulah sepak bola," ucap Maicon kepada teman dekatnya yang kemudian dikutip Marca.

Kabarnya, "The Blues" sudah menyepakati nilai transfer yang diinginkan "La Beneamata". So, langkah Maicon lebih ringan ke Stamford Bridge ketimbang ke Santiago Bernabeu.


Via: Dua Raksasa Berebut Maicon

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Van Gaal Kembali Besut Belanda


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengangkat Louis Van Gaal sebagai pelatih tim nasional, menggantikan Bert van Marwijk yang memutuskan mundur, 27 Juni lalu.

"KNVB mencapai kesepakatan dengan Louis van Gaal, di Noordwijk, pada Jumat (6/7/2012). Van Gaal akan menjadi pelatih dengan sasaran Piala Dunia 2014, terhitung 1 Agustus 2012," ujar KNVB

Marwijk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Belanda lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Belanda mengakhiri fase Grup B sebagai penghuni dasar klasemen, dengan nilai nol.


Via: Van Gaal Kembali Besut Belanda

Forlan Pindah ke Internacional


PORTO ALEGRE, KOMPAS.com - Melalui situs resminya, Internacional mengumumkan telah menyelesaikan pembelian penyerang Diego Forlan dari Inter Milan.

"Diego Forlan telah menjadi pemain Internacional. Pemain asal Uruguay itu masih berada di Milan dan akan tiba di Porto Alegre pada Sabtu (7/7/2012) pada pukul 14.43 waktu setempat di Bandara Salgado Filho," ujar Internacional.

"Pemain yang terpilih menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2010 itu telah menjalani tes medis dan menandatangani kontrak yang berlaku hingga Juli 2015," demikian pernyataan Internacional.

Forlan dibeli Inter dari Atletico Madrid pada akhir Agustus 2011 dengan kontrak hingga Juni 2013. Forlan dan Inter disebut Football Italia bersepakat memutus kerja sama pada Jumat (6/7/2012).

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi dari Inter Milan mengenai transfer Forlan tersebut.


Via: Forlan Pindah ke Internacional

Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste


PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-22 akan tampil dengan skuad terbaik saat melakoni laga kedua babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Sabtu (7/7/2012). Dua pemain kunci timnas, Andik Vermansyah dan Yoshua Pahabol akan tampil sejak menit awal dalam laga tersebut.

Andik dalam laga perdana melawan Australia sempat ditarik keluar pada menit ke-82, karena mengalami kram. Ia digantikan Yoshua Pahabol, yang sebelumnya juga sempat mengalami sakit gigi sebelum turnamen dimulai.

"Semua sudah tidak ada masalah. Andik kemarin sudah ditangani dan menurut tim medis kondisinya sudah pulih. Begitu pun dengan Pahabol, yang kemarin malam tidak dimainkan sejak menit awal, karena kondisinya tidak fit," ungkap pelatih timnas U-22, Aji Santoso, usai memimpin latihan timnas di Goal Futsal, Pekanbaru, Riau, Jumat (6/7/2012) malam.

Meski demikian, Aji enggan mengungkapkan siapa pemain yang akan menggantikan jika Pahabol dimainkan sejak menit awal. Siapa pun pemain tersebut, Aji tetap memberi apresiasi tinggi bagi anak asuhnya karena telah tampil sangat baik di laga perdana ketika melawan Australia.

"Nanti malam kita tentukan komposisi pemainnya. Tapi saya secara keseluruhan sangat mengapresiasi semua pemain yang notebannya mereka lahir tidak dari kompetisi dengan lawan yang bagus. Jadi saya harap mereka semua bisa menunjukan semangat sama saat melawan Australia kemarin," tegasnya.

Indonesia kini berada di peringkat lima klasemen sementara dengan poin nol setelah mengalami kekalahan 0-1 melawan Australia di laga perdana. Sementara, Timor Leste satu tingkat lebih baik karena unggul jumlah produktifitas gol.


Via: Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste

Di Montreal, Nesta Bereuni dengan Di Vaio


MONTREAL, KOMPAS.com - Klub Liga Amerika Serikat (MLS), Montreal Impact resmi mendapatkan servis Alessandro Nesta setelah dilepas AC Milan. Ia dikontrak 18 bulan.

Nesta merasa jatuh cinta dengan suasana klub Montreal dan ingin bernostalgia dengan mantan rekannya semasa Lazio '90-an, Marco Di Vaio.

"Aku sangat senang berada disini. Meski banyak tawaran datang di Eropa, aku ingin merasakan tantangan baru di sini. Aku sudah lama ingin bermain di MLS," ujar Nesta.

Ia mengaku menyaksikan pertandingan pertama Di Vaio bersama Montreal. Pria berusia 36 tahun itu merasakan keramahan tak terkira dari warga kotanya.

"Aku pun makin yakin untuk bergabung dengan Montreal," lanjut Nesta.

Pelatih Montreal Jesse Marsch merasa sangat beruntung mendapatkan pemain berkualitas plus pengalaman sebanyak Nesta.

"Kami tidak ragu menjadikannya pemain inti, karena Nesta dapat membantu kami dalam segala aspek," pungkas Marsch.

Nesta bergabung dengan Montreal setelah sepuluh tahun memperkuat Milan. Selama berkostum "I Rossoneri", Nesta bermain 130 kali dan mencetak tiga gol.

Selain itu, sebelum pensiun dari timnas Italia pada 2006, Nesta mengoleksi 78 caps dan menyumbang satu gol.


Via: Di Montreal, Nesta Bereuni dengan Di Vaio

Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat


Silverstone - Free practice pertama GP Inggris, Jumat (6/7/2012), diwarnai hujan lebat. Romain Grosjean akhirnya tampil sebagai pebalap tercepat dalam sesi pertama tersebut.

Sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone tersebut diwarnai dengan hujan deras sejak awal. Beberapa pebalap pun memilih untuk menjajal beberapa lap saja.

Grosjean, yang menjajal 13 lap, menorehkan catatan waktu terbaik 1 menit dan 56,552 detik. Catatan waktunya lebih baik 0,275 detik atas Daniel Ricciardo yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, pebalap dari tim McLaren, Lewis Hamilton, berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 57,174 detik. Ia tertinggal 0,622 detik di belakang catatan waktu Grosjean.

Sergio Perez dan Felipe Massa melengkapi posisi lima besar. Sementara rekan setim Hamilton, Jenson Button, berada di posisi ke-17.

Hasil Free Practice I GP Inggris

1. Romain Grosjean (France) Lotus - Renault 1:56.552
2. Daniel Ricciardo (Australia) Toro Rosso - Ferrari 1:56.827
3. Lewis Hamilton (Britain) McLaren 1:57.174
4. Sergio Perez (Mexico) Sauber - Ferrari 1:57.664
5. Felipe Massa (Brazil) Ferrari 1:58.119
6. Mark Webber (Australia) RedBull - Renault 1:58.463
7. Kamui Kobayashi (Japan) Sauber - Ferrari 1:58.483
8. Michael Schumacher (Germany) Mercedes 1:58.493
9. Nico Rosberg (Germany) Mercedes 1:58.942
10. Jean-Eric Vergne (France) Toro Rosso - Ferrari 1:59.076
11. Sebastian Vettel (Germany) RedBull - Renault 1:59.414
12. Vitaly Petrov (Russia) Caterham - Renault 1:59.614
13. Valtteri Bottas (Finland) Williams - Renault 1:59.733
14. Heikki Kovalainen (Finland) Caterham - Renault 1:59.787
15. Pastor Maldonado (Venezuela) Williams - Renault 2:00.125
16. Kimi Raikkonen (Finland) Lotus - Renault 2:00.253
17. Jenson Button (Britain) McLaren 2:01.834
18. Timo Glock (Germany) Marussia - Cosworth 2:01.835
19. Pedro de la Rosa (Spain) HRT - Cosworth 2:04.341
20. Dani Clos (Spain) HRT - Cosworth 2:05.022
21. Charles Pic (France) Marussia - Cosworth 2:11.760
22. Fernando Alonso (Spain) Ferrari
23. Paul Di Resta (Britain) Force India - Mercedes
24. Jules Bianchi (France) Force India - Mercedes



Via: Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Udinese Puas pada Di Natale


KOMPAS.com - Udinese tak ingin lepas striker Antonio Di Natale dan pemain berusia 34 itu pun memang tak ingin pindah ke lain hati. Meski sudah berjalan bersama Udinese selama delapan tahun dan usianya tak lagi muda, Di Natale kembali menyepakati perpanjangan kontrak di Friuli hingga tahun 2014.

Kontrak Di Natale sebenarnya akan berakhir musim mendatang. Namun klub yang berdiri sejak 1896 itu memperpanjang lagi kontraknya selama satu musim. Perpanjangan ini dilakukan klub karena merasa puas dengan permainannya.

"Udinese Calcio mengumumkan, dengan penuh rasa puas, untuk memperpanjang kesepakatan dengan kapten Antonio Di Natale pada musim selanjutnya. Kontrak tersebut akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2014," demikian pernyataan klub seperti dilansir oleh ESPN.

Di Natale merupakan faktor penting bagi Udinese untuk bisa bercokol di peringkat ketiga klasemen Serie-A musim 2011-12, setelah Juventus dan AC Milan. Dia juga menutup musim dengan catatan gol terbanyak, yaitu 23 gol.

Pemain kelahiran Napoli ini juga termasuk dalam skuad tim nasional Italia di Piala Eropa 2012. Dia menjadi pencetak gol pertama "Gli Azzurri" dan satu-satunya pencetak gol ke gawang Spanyol di perhelatan akbar antarnegara se-Eropa itu.


Via: Udinese Puas pada Di Natale

Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama


Hohenstein-Ernstthal - Sesi latihan bebas pertama MotoGP Jerman sudah selesai digelar. Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, jadi yang tercepat diikuti oleh rekan setimnya, Casey Stoner.

Dalam sesi di Sirkuit Sachsenring, Jumat (6/7/2012), Pedrosa mencatat waktu terbaik 1 menit 22,357 detik. Dia cuma unggul 0,087 detik atas Stoner.

Tempat ketiga jadi milik Jorge Lorenzo. Jagoan Yamaha ini membukukan waktu 1 menit 22,647 detik.

Duo Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, menyusul di belakang Lorenzo. Sementara itu, posisi keenam diduduki oleh Hector Barbera.

Posisi ketujuh sampai kesepuluh secara berturut-turut ditempati oleh Nicky Hayden, Alvaro Bautista, Stefan Bradl, dan Ben Spies. Valentino Rossi cuma ada di posisi ke-11 dengan waktu 1 menit 23,481 detik.

Hasil Free Practice I MotoGP Jerman:
No-Nama-Negara-Tim-Waktu

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 22.357s
2. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 22.444s
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 22.647s
4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 22.922s
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 23.081s
6. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 23.091s
7. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 23.092s
8. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 23.203s
9. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 23.306s
10. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 23.353s
11. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 23.481s
12. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.210s
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 24.560s
14. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 24.659s
15. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 24.786s
16. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.855s
17. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 25.512s
18. Franco Battaini ITA Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 25.646s
19. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 25.839s
20. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 25.958s
21. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport
Via: Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Thursday, July 5, 2012

Presiden FIFA Pun Berterima Kasih kepada Lampard


ZURICH, KOMPAS.com - Federasi Asosiasi Sepak bola Internasional (FIFA), melalui Badan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) akhirnya menyetujui penggunaan teknologi garis gawang dan memutuskan penggunaannya dimulai di ajang Piala Dunia Antarklub, Desember 2012. Presiden FIFA, Sepp Blatter, pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada gelandang tim nasional Inggris, Frank Lampard. Mengapa?

"Bagi saya sebagai Presiden FIFA, ini menjadi bukti dari apa yang terjadi di Afrika Selatan pada 2010. Saya harus mengatakan 'terima kasih, Lampard'. Saya benar-benar down di Afrika Selatan ketika melihatnya. Ini sangat mengejutkan saya, saya butuh waktu satu hari untuk memberikan respon," ungkapnya seperti dilansir Goal.com.

Pria berusia 76 tahun ini termasuk petinggi FIFA yang menunjukkan resistensinya terhadap ide teknologi ini sampai pada laga antara Inggris dan Jerman di Piala Dunia 2010. Gol kontroversial yang sering disebut "gol hantu" itu terjadi saat pemain Chelsea itu menendang bola dengan keras ke arah gawang Manuel Neuer.

Bola mengenai mistar gawang dan memantul ke bawah. Berdasarkan siran ulang, bola sudah melewati garis gawang, namun, wasit tidak mensahkannya sebagai gol dan Inggris harus pulang dari babak 16 besar setelah kalah 1-4.

Keyakinan Blatter akhirnya makin kuat setelah hal itu terulang kembali dalam laga perempat final Piala Eropa 2012 saat Inggris berhadapan dengan Ukraina. Pemain Ukraina, Marko Devic, melesatkan tendangan akurat ke gawang Joe Hart setelah timnya tertinggal 0-1.

Namun bolanya segera disapu oleh bek Inggris, John Terry, dan tidak disahkan sebagai sebuah gol. Menurut siaran ulang, bola sudah melewati garis gawang.

"Ini terjadi lagi di Ukraina dan Ukraina sendiri masih tidak bisa percaya sampai sekarang," tutur Blatter.


Via: Presiden FIFA Pun Berterima Kasih kepada Lampard

Alba Ancaman Buat Abidal


BARCELONA, KOMPAS.com - Jordi Alba dibeli Barcelona bukan untuk cadangan Eric Abidal. Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta menegaskan, dia dibeli untuk menjadi pemain inti.

Pernyataan Zubizarreta tersebut berarti juga menegaskan bahwa Abidal akan kehilangan tempat utama. Setidaknya, posisinya di tim Barcelona mulai tak terjamin. Sebab, Alba dan Abidal sama-sama spesial pemain bek kiri. Meski Alba juga bagus di kanan, tapi posisi terbaiknya di kiri.

"Kami semua memiliki kenangan indah tentang permainannya dan bagaimana dia mencetak gol kedua dio final Piala Eropa 2012. Dia sepesialis pemain kiri. Tapi, dia juga bagus dengan kaki kanannya," kata Zubizarreta kepada surat kabar AS.

"Dia sangat cakap bermain dan bisa beradaptasi dengan banyak sistem permainan. Jordi Alba sangat cepat, dinamis, intensif, dan berteknik. makanya, Jordi didatangkan bukan menjadi pemain cadangan Abidal. Dia pemain yang akan membuat tim kami lebih baik dan lebih kompetitif," tambahnya.


Via: Alba Ancaman Buat Abidal

Australia Puji Andik Cs


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.


Via: Australia Puji Andik Cs

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

Pemain Indonesia, Contohlah Fabregas


JAKARTA, KOMPAS.com - Penampilan bintang sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas, diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia yang tampil dalam laga eksebisi melawan Cesc Fabregas and Friends di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/7/2012) malam.

"Saya menilai laga ini menjadi kesempatan yang bagus buat pemain. Saya sengaja membiarkan dia bermain bebas. Tujuannya, penampilannya bisa menjadi contoh bagi pemain Indonesia bagaimana, misalnya lepas dari marking lawan," jelas Pelatih Cesc Fabregas and Friends, Divaldo Alves, kepada wartawan seusai pertandingan.

Pertandingan eksebisi tadi berakhir dengan skor imbang 1-1. Fabregas mampu menjadi magnet bagi dalam pertandingan tadi. Setiap kali menguasai bola, gelandang Barcelona itu dielu-elukan oleh pendukung Barca atau Barcelonista. Tidak bisa dimungkiri, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi Fabregas meskipun dihantui kelelahan setelah membawa "La Furia Roja" menjuarai Piala Eropa 2012, Minggu (1/7/2012) kemarin.

Boleh dibilang, Barcelonista cukup terpuaskan dengan kemampuan Fabregas dalam mengolah si kulit bulat. Aksi-aksi mantan gelandang Arsenal itu beberapa kali merepotkan barisan pertahanan tim "Garuda". Ribuan Barcelonista pun dibuat terpukau saat Fabregas melepaskan umpan cantik kepada Ilija Sposajevic yang berbuah menjadi gol.


Via: Pemain Indonesia, Contohlah Fabregas

Goss: MU seperti Dunia Lain


MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester United telah menyelesaikan pembelian gelandang Sean Goss (16) dari klub divisi empat, Exeter City, Kamis (5/7/2012).
"Pemain muda Exeter City Sean Goss bergabung dengan Manchester United pekan ini, dengan nilai transfer awal sekitar 100.000 poundsterling. Pemain berusia 16 tahun dari Credition itu telah menjadi bagian Exeter City sejak berusia delapan tahun dan memulai hidup sebagai pemain 'Setan Merah' pada Senin pagi," demikian pernyataan Exeter.

Goss mencetak 13 gol di Tum U-16 Exeter musim lalu dan itu membuatnya mendapat kesempatan uji coba di MU. Menurut Goss, berada di MU seperti berada di dunia lain.

"Dalam beberapa hari terakhir terasa seperti mimpi. Melihat semua pemain tim utama di sekitarku dan fasilitas latihan di sini seperti berada di dunia lain. Sebagai suporter Manchester United dan Exeter City, aku sulit memercayai ini. Aku memimpikan ini semua sepanjang hidupku," aku Goss.


Via: Goss: MU seperti Dunia Lain

Jepang Sikat Makau 6-0


PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim nasional Jepang berpesta enam gol tanpa balas ke gawang Makau, pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, di Stadion Kaharudin Nasution. Sebanyak tiga gol dicetak penyerang Suzuki.

Suzuki mencetak gol pada menit ke-52, ke-65, dan ke-83. TIga gol lain diciptakan penyerang Hirota (18), gelandang Akino Hiroki (25), penyerang Watari (68).

Pada laga lain, di Stadion Utama Riau, timnas U-22 Singapura meraih kemenangan 2-1 atas Timor Leste. Sementara gol Singapura dicetak penyerang Fareez (44) dan bek Madhu M Mohana (81), gol Timor Leste dicetak Diogo Santos Rangel (66, penalti).

Susunan pemain Jepang VS Makau
Jepang: 31-Sugimoto; 13-Inukai (kapten), 15-Ueda Naomichi, 19-Matsubara Ken, 36-Suzuki Ryga; 11-Notsuda Gakuto (35-Matsumoto 60), 26-Akino Hiroki, 32-Arano; 21-Suzuki, 29-Hirota (30-Hashimoto 77), 44-Kinoshita (25-Watari 46)

Makau: 1-Ho Main Fai; 2.C I Choi (3-Chao Wai Fong), 6-Chan Man (12-Lei Ka Him 84), 14-Pang Shi Wai, 15-Lei Tin U; 13-Tang Hou Fai, 17-Lei Chi Kuan (10-Loi Wai Hong); 8-Kaewchang Capelo Iuri, 11-Leong Ka Hang (kapten), 18-Pang Chi Hang, 19-De Jesus Morais Alves Vinicio

Wasit: Salah Mohamed Noor Shaikh Abbas Alabbasi

Susunan pemain Singapura VS Timor Leste
Singapura: 24-Muhamad Syazwan Bin Buhari; 2-Muhammad Al-Qaasimy Bin Abdul Rahman (kapten), 4-Delwinder Singh, 6-Madhu M Mohana, 15-Sheikh Abdul Hadi Bin Sh Othman, 16-Muhammad Raihan Bin ABdul Rahman; 8-Samuel Benjamin Nadarajah (12- 38), 9-Safirul Bin Sulaiman, 10-Muhammad Faris Bin Ramli, 13-Muhammed Aqhari Bin Abdullah (20- 90+1);17-Fareez (27- 77)

Timor Leste: 12-Ramos Saozinho Ribeiro Maxanches; 4-Ramon De Lima Saro, 5-Theodor Soares Bau, 13-Diogo Santos Rangel, 15-Adelino Trindade Coelho M De Oliveira (21-Frangcyatma Alves Ima Kefi 80), 20-Jose Martins Do Rego (2-Raimundo Jose Do Rego Sarmento 57); 7-Paul Helber Rosa Ribeiro, 10-Nicolao Higinio Baptista Soares F (kapten); 9-Jose Carlos Da Fonseca, 16-Januario (11-Henrique Cruz 64), 19- Marcos Da Conceicao Jesus

Wasit: Ko Hyung Jin

Berikut ini adalah klasemen sementara kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E

Tim Main Menang Seri Kalah Memasukkan Kemasukan Selisih Gol Poin
Jepang 1 1 0 0 6 0 6 3
Singapura 1 1 0 0 2 1 1 3
Indonesia 0 0 0 0 0 0 0 0
Australia 0 0 0 0 0 0 0 0
Timor Leste 1 0 0 1 1 2 -1 0
Makau 1 0 0 1 0 6 -6 0



Via: Jepang Sikat Makau 6-0

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Tanpa Kontrak Baru, Arsenal Pertahankan Van Persie


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal menyatakan menghormati keputusan penyerang Robin van Persie tidak menandatangani kontrak baru, tetapi meminta Van Persie untuk memberikan yang terbaik hingga kontraknya habis pada 30 Juni 2013.

"Kami harus menghormati keputusan Robin tidak memperpanjang kontrak. Robin masih punya kontrak untuk satu musim lagi dan kami yakin ia akan membuktikan komitmennya kepada klub ini," demikian pernyataan Arsenal.

Van Persie menyatakan tak akan memperpanjang kontrak melalui situs pribadinya, Rabu (4/7/2012). Menurutnya, keputusan itu diambil karena ia berbeda pandangan dengan Arsenal soal bagaimana seharusnya Arsenal dikelola.


Via: Tanpa Kontrak Baru, Arsenal Pertahankan Van Persie

Wednesday, July 4, 2012

"Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"


KOMPAS.com - Mantan pelatih tim nasional Spanyol, Luis Aragones, membantah anggapan bahwa Barcelona sebagai awal mula kesuksesan "La Furia Roja". Di mata Aragones, gaya bermain Spanyol tidak datang dari Barcelona.

"Gaya bermain yang dimiliki Spanyol bukan dari Barcelona. Kehebatan Spanyol karena para pemainnya. Empat tahun lalu, hanya ada tiga pemain Barcelona di Spanyol. Tapi, kami bisa juara dan bermain bagus," ucapnya.

Saat menjuarai Piala Eropa 2008, Aragones adalah pelatih Spanyol. Namun, setelah itu, Aragones digantikan oleh Vicente del Bosque yang sukses meneruskan dominasi Spanyol dengan menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Tiga gelar besar beruntun yang diraih sempat mencuatkan Spanyol sebagai tim terbaik sepanjang masa. Namun, Aragones kembali menolak hal tersebut. Banyak faktor untuk menentukan sebuah tim layak disebut sebagai yang terbaik.

"Sulit untuk mengatakan Spanyol tim paling hebat sepanjang masa. Menurut saya, Spanyol hanya salah satu yang terbaik. Banyak alasan menyebut Spanyol terbaik, salah satunya adalah cara bermain mereka," ujarnya.

"Para pemain Spanyol sekarang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengumpan. Spanyol bermain sebagai satu kesatuan. Spanyol berbeda dengan tim Brasil beberapa dekade lalu. Kala itu, Brasil bisa dikatakan hebat karena memiliki banyak pemain dengan teknik luar biasa," pungkasnya. (MARCA)


Via: "Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Djokovic Hadapi Federer di Semifinal


London - Untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir Roger Federer kembali masuk semifinal Wimbledon. Lawan yang menunggu dia di babak empat besar adalah si nomor satu dunia, Novak Djokovic.

Menghadapi Mikhail Youzhny, Rabu (4/7/2012) malam WIB, Federer memetik kemenangan mudah tiga set langsung 6-1, 6-2 dan 6-2. Petenis Swiss itu pun kembali menjejak babak semifinal Wimbledon, setelah pada 2010 dan 2011 terdepak di perempatfinal.

Kemenangan Federer tersebut sekaligus menjaga rekor 13 pertandingan tak terkalahkan atas Youzhny. Cedera punggung yang sempat diderita Federer terbukti tak memberi pengaruh karena petenis asal Swiss itu tetap tampil superior.

"Saya pikir saya bermain dengan bagus di sana. Saya sangat gembira bisa kembali masuk semifinal Wimledon," sahut Federer saat diwawancara usai laga seperti diberitakan Reuters.

Menunggu Federer di babak semifinal adalah Novak Djokovic. Unggulan teratas asal Serbia itu juga menang tiga set langsung atas Florian Mayer dengan 6-4, 6-1 dan 6-4.

"Saya menghadapi sedikit masalah beradaptasi dengan matahari dan suasana outdoor karena saya memainkan tiga pertandingan sebelumnya di dalam ruangan. Jadi saya butuh sedikit waktu untuk mendapatkan ritmenya," sahut Djokovic.



Via: Djokovic Hadapi Federer di Semifinal

Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion


PEKANBARU, KOMPAS.com Semua tim peserta babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, yaitu Indonesia, Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste, dan Makau, telah mencoba dua lapangan, yaitu Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tim nasional Australia tengah mencoba menyesuaikan diri dengan berlatih passing dan menembakkan bola di Stadion Utama Riau, Rabu (4/7/2012) petang.

Sementara timnas Indonesia, Singapura, dan Jepang telah melakukan latihan dan uji coba lapangan di stadion itu pada Selasa. Timnas Makau dan Timor Leste melakukan latihan di Stadion Kaharudin Nasution, yang juga akan dijadikan tempat laga babak kualifikasi tersebut.


Via: Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion

Di Canio: Balotelli Pantas Ditampar


SWINDON, KOMPAS.com - Legenda sepak bola Italia, Paolo Di Canio, mengatakan, penyerang Mario Balotelli egois dan karenanya layak ditampar.

"Balotelli sangat egois. Dia pantas dihadiahi banyak tamparan," ujar Di Canio.

Hal tersebut berkaitan dengan penampilan Balotelli pada semifinal Piala Eropa 2012 melawan Jerman, di Warsawa, 28 Juni lalu. Balotelli mencetak dua gol, yaitu pada menit ke-20 dan ke-36, yang membuat Italia menang 2-1. Gol Jerman dicetak Mesut Oezil dari titik penalti pada injury time.

Sepanjang turnamen itu, Balotelli mencetak tiga gol. Namun, menurut Di Canio, pemain yang membawa Italia melaju sampai final adalah Antonio Cassano, yang mencetak satu gol, yaitu ke gawang Irlandia di babak penyisihan grup.

"Melawan Jerman dia bermain baik dan melakukan dua hal hebat. Tapi pada akhir pertandingan saya lihat dia hanya menanti peluit panjang berbunyi untuk merayakan dua golnya. Dia tidak bermain untuk tim, melainkan hanya untuk dirinya sendiri," ulas Di Canio.

"Dia menganggap seluruh dunia melawannya. Bagi anak muda seperti Balotelli, tamparan di pipi lebih pantas ketimbang tepukan bangga di pundak dari pelatih Cesare Prandelli. Cassano punya peran penting di tim nasional. Dialah yang membawa Italia sampai ke final," tambahnya.


Via: Di Canio: Balotelli Pantas Ditampar

Lucio Jalani Tes Medis di Juventus


TURIN, KOMPAS.com - Bek Lucio berada di Turin untuk menjalani tes medis, yang merupakan bagian proses transfer ke Juventus, Rabu (4/6/2012).

"Lucio telah tiba di Turin untuk menjalani tes medis, yang merupakan bagian proses transfernya ke Juventus," ujar Juventus.

"Pemain berusia 34 tahun itu akan menjalani tes medis reguler di Clinica Fornaca, di Sessant, dan pusat medis Istituto di Medicina dello Sport," demikian pernyataan Juventus.

Lucio menjalani tes medis itu dalam status bebas transfer, setelah memutuskan kontrak dengan Inter Milan pada 1 Juli lalu.

Menurut Football Italia, Juventus dan Lucio telah menyepakati kontrak berdurasi dua musim bernilai 2,3 juta euro per musim, yang akan ditandatangani segera setelah Lucio dinyatakan lulus tes medis.

Jumlah itu disebut belum termasuk bonus, yang akan diterima Lucio jika bermain sebanyak 50 persen dan 80 persen dari total pertandingan Inter musim 2012-2013.


Via: Lucio Jalani Tes Medis di Juventus

Di Natale Perpanjang Kontrak


UDINE, KOMPAS.com - Udinese mengumumkan perpanjangan kontraknya dengan bomber veteran Antonio Di Natale.

Kapten Udinese berusia 34 tahun itu resmi meneken perpanjangan kontrak 12 bulan. Artinya, pencetak gol Italia ke gawang Spanyol di Euro 2012 itu akan bermain maksimal hingga 2014 bersama "I Friuliani".

Praktis, Di Natale sudah bermain untuk Udinese sejak 2004. Musim lalu, ia mengepak 23 gol dalam 36 partai Serie-A-nya.

Di Natale pernah meraih predikat capocannoniere (top skorer Serie-A) dua musim beruntun, musim 2009-11.


Via: Di Natale Perpanjang Kontrak

Santon Kembali ke Serie-A?


NEWCASTLE, KOMPAS.com - Bek penuh talenta Newcastle United, Davide Santon, bisa saja kembali ke Serie-A. Dari sejumlah laporan yang dihimpun, Lazio memimpin pacuan untuk mendapatkan tanda tangan Santon.

Lelaki berusia 21 tahun itu membuat sejumlah klub raksasa tertarik meminangnya. Permainan di musim pertamanya bersama "The Magpies" adalah alasan utamanya. Manajemen Newcastle pun tak merasa rugi telah menggelontorkan 4,5 juta euro (sekitar Rp 54 miliar) untuk memboyongnya dari Inter Milan, musim panas lalu.

Seperti dilaporkan koran Italia, Corriere Dello Sport, Newcastle memberi penawaran Lazio jika ingin meminang Santon. Promo "The Toon Army", bahwa Santon dapat bermain di segala posisi di lini pertahanan, membuat "I Biancocelesti" kembali tertarik.

Maklum saja, dulu Inter pernah ingin memasukkan nama Santon ketika meminang Goran Pandev dan Mauro Zarate. Entah kenapa, nama Santon akhirnya tak tercantum dalam kesepakatan transfer tersebut.


Via: Santon Kembali ke Serie-A?

Tuesday, July 3, 2012

Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas


Jakarta - Peter Sagan meraih kemenangan keduanya saat Tour de France 2012 masuk etape ketiga. Namun catatan waktu yang dia buat belum cukup untuk menggusur Fabian Cancellara sebagai pemilik jaket kuning.

Sagan sebelumnya juga menjadi yang pertama menyentuh garis finis saat digelar etape pertama. Sukses tersebut dia lanjutkan di etape ketiga yang digelar Selasa (3/7/2012) waktu setempat.

Menempuh rute dari Orchies hingga Boulogne-sur-Mer, sekitar sejauh 197 km, Sagan kembali mengalahkan pesaing-pesaingnya setelah mencatat waktu empat jam, 42 menit dan 58 detik. Dia mengungguli Edvald Boasson Hagen di posisi kedua dan Peter Velits di urutan tiga.

Pada stage ini, Fabian Cancellara berhasil menuntaskan balapan di tangga keempat. Hasil tersebut membuat dia masih memuncaki klasemen umum dengan total waktu yang dibuat adalah 14 jam, 45 menit dan 30 detik.

Posisi dua di klasemen umum menjadi milik Bradley Wiggins (Inggris/Team Sky) dengan total waktu lebih lambat tujuh detik dibanding Cancellara. Sementara Sagan masih tercecer di urutan 15 dan terpaut 23 detik.

Hasil Stage III Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
2. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
3. Peter Velits (Slovakia / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack)
5. Michael Albasini (Switzerland / Orica)
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing)
7. Nicolas Roche (Ireland / AG2R)
8. Samuel Sanchez (Spain / Euskaltel)
9. Bauke Mollema (Netherlands / Rabobank)
10. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas)

Klasemen Umum Tour de France (Usai stage III)

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 14:45:30"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas

Ganso Tolak Perpanjangan Kontrak


SAO PAOLO, KOMPAS.com - Gelandang Paolo Henrique Ganso menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Santos FC. Menurut Ganso, tawaran itu tidak sesuai harapannya.

"Tawaran itu tidak sesuai harapanku. Kukira mereka akan datang dan memberikan tawaran yang lebih baik daripada itu," ujar Ganso.

"Terlepas dari soal kontrak baru, saat ini aku hanya ingin fokus bermain dan membiarkan semuanya terjadi secara alami. Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi. Kuharap aku bisa tetap bermain dengan tenang," tutup Ganso.

Ganso masih terikat kontrak hingga 2015. Namun, menurut Soccernet, ia mempertimbangkan pindah ke klub Eropa, pada bursa transfer musim panas ini. Real Madrid, Chelsea, dan Manchester United disebut sebagai calon klub baru Ganso.


Via: Ganso Tolak Perpanjangan Kontrak

Lolos ke Final, Prospek Positif Tim Italia


KIEV, KOMPAS.com - Meski dikalahkan dengan telak oleh Spanyol di final, 0-4, pencapaian tim Italia di Piala Eropa 2012 menunjukkan cerahnya prospek kebangkitan sepak bola Italia.

Hal itu disampaikan Pelatih Italia Cesare Prandelli, Senin (2/7), mengevaluasi pencapaian Italia di Piala Eropa tahun ini. Anda tidak mungkin gembira setelah sebuah kekalahan. Namun seiring dengan berlalunya waktu, Anda akan menyadari bahwa kami telah menjalani sebuah turnamen dengan luar biasa, ujar Prandelli.

Ia menguraikan, Italia memulai turnamen dengan sejumlah masalah. Mereka juga berada satu grup dengan Spanyol.

Saya rasa kami menjalani sejumlah pertandingan dengan hebat, tetapi lebih dari segalanya, kami benar-benar berjuang untuk segera kembali bugar. Nilai mereka adalah delapan dari sepuluh karena para pemain telah menunjukkan bahwa jika Anda bersatu, Anda bisa meraih sebuah impian. Mereka telah menunjukkan bahwa kamu bisa menang tanpa menendang orang. Mereka telah menunjukkan kalah dengan terhormat, kata Prandelli.

Diingatkan, sejak awal Piala Eropa tidak seorang pun berpikir Italia akan bisa lolos ke final karena berbagai persoalan yang mereka hadapi di liga domestik dan juga profil tim yang didominasi pemain berusia tua.

Lebihi harapan

Oleh karena itu, keberhasilan Italia lolos ke final, setelah mengatasi tim favorit Jerman di semifinal dan Inggris di perempat final, memang melebihi anggapan banyak orang, termasuk Prandelli sendiri.

Dua tahun lalu di Piala Dunia Afrika Selatan 2010, Italia tersingkir di babak grup sehingga kiper Gianluigi Buffon sempat mempertanyakan apakah Italia cukup bagus untuk lolos kualifikasi Piala Eropa tahun ini.

Namun terbukti, perlahan tetapi pasti Andrea Pirlo dan kawan-kawan menunjukkan kekuatan mereka yang semakin baik. Memulai dengan menahan imbang Spanyol 1-1, Prandelli menunjukkan sudah menemukan resep yang pas sekaligus menjawab keraguan banyak orang atas pemain-pemain pilihannya.

Kami bermain melawan Spanyol pada babak grup. Kami bermain baik di pertandingan pertama itu karena kondisi kebugaran 100 persen. ujarnya.

Melawan tim seperti Spanyol, Anda harus benar-benar dalam kondisi yang bagus, kata Prandelli yang harus kehilangan Thiago Motta sehingga Italia bermain hanya 10 orang setelah menit ke-62.

Prandelli, yang berhasil menumbuhkan semangat yang tinggi di timnya, harus menerima kenyataan para pemainnya banyak yang mengalami cedera dan kondisi kebugaran mereka pun kian turun memasuki pertandingan final. Saya sangat bangga dengan tim saya. Mereka telah beraksi dengan baik dalam situasi-situasi yang sulit, ujarnya.

Bakat muda


Pelatih tim Azzurri itu mengakui keperluan untuk memasukkan bakat-bakat muda yang segar ke dalam timnya untuk Piala Dunia 2014.

Pirlo akan berusia 35 tahun pada saat Piala Dunia itu. Antonio Cassano pada bulan ini berusia 30 tahun. Adapun Antonio Di Natale sudah 34 tahun.

Ketiganya diperkirakan akan memberikan jalan kepada para pemain muda untuk menggantikannya di Piala Dunia di Brasil nanti. Sejumlah nama pun kini sudah memperlihatkan potensi untuk bermain di tim Italia.

Dalam tim U-21 Italia saat ini terdapat beberapa pemain yang berpotensi besar, antara lain penyerang Lorenzo Insigne dan Mattia Destro, serta gelandang Marco Verratti yang dianggap pantas menjadi pengganti Pirlo.

Kepada pemain muda dan berpotensial untuk diturunkan di Piala Dunia 2014, Prandelli juga mempunyai tugas tidak ringan untuk membangkitkan kembali semangat mereka setelah kekalahan telak dari Spanyol itu.

Penyerang Mario Balotelli, yang berusia 21 tahun, misalnya, mengalami pertandingan di final yang membuatnya frustrasi.

Saya bilang kepada Mario, ini adalah pengalaman yang harus kamu hadapi. Kamu harus menerimanya, menerima bahwa lawan lebih baik, dan memastikan hal itu membantu kamu lebih maju, bahkan kamu tumbuh dan belajar dari pengalaman ini, ungkap Prandelli.

Namun, pengalaman itu bukan hanya dialami Balotelli. Banyak pemain Italia lainnya juga mengalami sehingga Prandelli harus pintar membangkitkan semangat mereka lagi. (AFP/Reuters/OKI)


Via: Lolos ke Final, Prospek Positif Tim Italia

September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi


Kiev - Vitali Klitschko akan kembali bertanding pada bulan September mendatang. Juara dunia tinju kelas berat versi WBC itu akan ditantang oleh petinju Jerman, Manuel Charr.

Duel Klitschko versus Charr akan dihelat di Olympic Indoor Arena, Moskow, 8 September mendatang. Ini adalah pertarungan kesembilan Klitschko mempertahankan gelarnya sejak merebutnya lagi dari tangan Samuel Peter pada Oktober 2008.

"Charr masih muda, lapar, dan tak terkalahkan," ucap Klitschko di AFP.

"Dia tak takut dengan siapa pun, selalu bergerak maju. Saya tahu bahwa dia akan sangat termotivasi melawan saya dan itulah kenapa saya pastinya tak akan membuat kesalahan dengan meremehkannya," tambah petinju Ukraina yang memegang rekor menang-kalah 44-2
Via: September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi

Mundur dari Marseille, Deschamps Gantikan Blanc?


MARSEILLE, KOMPAS.com - Olympique de Marseille mengumumkan bahwa Didier Deschamps tak akan lagi menjabat sebagai pelatih klub ke depan. Meski masih meninggalkan sisa kontrak dua tahun di Stade Velodrome, Deschamps dan Marseille akan segera berpisah.

"Didier Deschamps telah diterima pada tanggal 23 Mei oleh pejabat klub jelang persiapan musim 2012-13. Didier Deschamps telah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan OM dan syarat untuk kepergiannya dipertimbangkan," demikian bunyi pernyataan itu seperti dilansir oleh Sky Sports.

"Pada hari-hari selanjutnya, Didier Deschamps berulang kali menegaskan bahwa dirinya tetap bagian dari OM. Olympique de Marseille mengucapkan terima kasih atas kinerja Didier Deschamps untuk tim selama tiga tahun dan berharap dia sukses di masa depan. Didier Deschamps mengucapkan terima kasih kepada Olympique de Marseille untuk dukungan mereka dalam tiga musim terakhir," lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini memperbesar keyakinan publik bahwa pelatih berusia 43 tahun itu akan menggantikan Laurent Blanc untuk membesut tim "Ayam Jantan". Pasalnya, Federasi Sepak bola Perancis (FFF) telah memberikan konfirmasi pada akhir pekan lalu bahwa kontrak dua tahun Blanc sudah berakhir dan tidak akan diperpanjang menyusul kekalahan timnas di semifinal Piala Eropa 2012 Polandia-Ukraina.

Marseille tak menampik rumor Deschamps digadang-gadang sebagai calon pengganti Laurent Blanc di timnas Perancis. Padahal klub ini pernah menampik rumor kepergian Deschamps terkait dengan klub asal Inggris, Tottenham Hotspur.

Deschamps menjadi kandidat favorit untuk menggantikan Blanc mengingat prestasinya saat menjadi pemain timnas. Dia tampil dalam 103 laga bersama Perancis dan memenangi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.


Via: Mundur dari Marseille, Deschamps Gantikan Blanc?

Madrid Dipusingkan Angka untuk Modric


MADRID, KOMPAS.com - Real Madrid tampaknya sangat serius untuk mendatangkan gelandang Tottenham Hotspur, Luka Modric. Para akuntan "Los Blancos" sedang bekerja keras merumuskan angka-angka ideal untuk bisa membawa Modric dengan harga di bawah 35 juta euro.

Selain itu, Marca mencatat, Madrid juga masih mencari angka yang akan menjadi nomor punggung Modric jika tiba di Santiago Bernabeu. Pemain asal Kroasia itu memang akrab dengan nomor punggung 14 dan 10. Nomor punggung 14 dipakainya sejak bermain di Dynamo Zagreb dan kemudian "membawanya" serta ketika pindah ke White Hart Lane.

Kemudian nomor punggungnya berganti menjadi "10" beberapa tahun lalu ketika bermain untuk tim nasional Kroasia dalam sejumlah kejuaraan di Eropa.

Manajemen Madrid bingung mencarikan nomor yang tepat untuknya karena kostum bernomor 14 sudah menjadi milik Xabi Alonso dan nomor 10 dipakai oleh bintang dan ikon Bernabeu, Mesut Oezil. Oleh karena itu, kemungkinan besar pemain berusia 26 tahun itu akan bermain dengan nomor punggung baru jika jadi menandatangani kontrak dengan Madrid.

Madrid sebenarnya bisa memberikan kepada Modric kostum bernomor punggung 8 yang selama ini menjadi milik Kaka. Juara La Liga musim lalu itu memang ingin menjual Kaka, namun pemain asal Brasil itu masih ingin tinggal di Madrid. Sejumlah media di Spanyol menyarankan nomor 23 yang pernah dipakai David Beckham untuk Modric.


Via: Madrid Dipusingkan Angka untuk Modric

Monday, July 2, 2012

Ekspresi Pemain: Dari Kemarahan hingga Kejemawaan


KOMPAS.com - Perhelatan Piala Eropa 2012 menyisakan berbagai ingatan atas pernyataan dan ekspresi pemain selama turnamen akbar itu. Ketegangan, tekanan yang dihadapi pemain, semua tergambar dalam rekaman pernyataan sekaligus ekspresi pemain selama berlangsungnya Euro 2012 itu.

Anda pasti masih ingat bagaimana ekspresi Samir Nasri setelah mencetak gol ke gawang Inggris. Gelandang Perancis itu langsung menempelkan jari telunjuknya di bibir seolah ingin mengatakan, Tutup mulutmu! Pelatih Perancis Laurent Blanc pun berkomentar, (Perilaku itu) Tidak baik untuk citra Nasri dan begitu juga bagi tim.

Lolosnya Yunani ke perempat final juga bermakna banyak bagi negeri yang tengah dilanda krisis ekonomi sangat berat itu. Kami ingin memberikan sesuatu yang menggembirakan kepada siapa pun di rumah kami, sesuatu untuk dirayakan. Semua orang di Yunani, bahkan keluarga-keluarga kami, teman-teman kami, saudara-saudara kami, sepupu-sepupu kami, semua orang, tengah menjalani masa-masa sulit, ungkap gelandang Yunani, Kostas Katsouranis, ketika ditanya apa makna lolosnya Yunani ke perempat final Piala Eropa 2012.

Sebaliknya, Pelatih Yunani yang berasal dari Portugal, Fernando Santos, menimpali lolosnya Yunani ke perempat final sebagai saat untuk menegakkan kembali kehormatan Yunani, yang terus ditekan Uni Eropa untuk menyeimbangkan anggaran belanja dengan pendapatannya. Setiap orang harus menghormati Yunani karena sejarahnya dan prinsip-prinsip demokrasi, ilmu pengetahuan. Semua dimulai dari Yunani. Karena itu, sangat sulit bagi siapa pun untuk mengajari kami, ujarnya.

Pernyataan serupa disampaikan Pelatih Spanyol Vicente del Bosque mengenai spekulasi tim Spanyol bisa kembali menjadi juara Piala Eropa. Hal itu akan memberikan sejumlah sinyal ke negeri kami bahwa kita bergerak ke arah yang benar. Jika sukses ini bisa diteruskan ke masyarakat, akan luar biasa, ujarnya berharap kesulitan finansial Spanyol bisa diatasi.

Lain lagi dengan Cristiano Ronaldo. Begitu seringnya media massa membanding-bandingkan dia dengan Lionel Messi membuat Ronaldo pun terbawa untuk membandingkan pencapaian dirinya di Piala Eropa dengan pencapaian Messi. Tahukah kamu apa yang dia (Messi) lakukan pada saat seperti ini tahun lalu? Dia harus keluar dari Copa America di perempat final, kata Ronaldo merespons pertanyaan soal pendukung Denmark yang terus meneriakkan nama Messi, menyusul kegagalan dia mencetak gol saat melawan Denmark. Partai itu dimenangi Portugal 3-2 sehingga Ronaldo terus melangkah ke semifinal.

Ungkapan frustrasi juga diutarakan penyerang Belanda, Klaas-Jan Huntelaar, setelah lebih sering dijadikan pemain cadangan oleh Pelatih Bert van Marwijk. Saya sudah mengatakannya, saya kecewa dan marah! tegasnya.

Namun bukan hanya ungkapan pengharapan atau kejengkelan yang terekam dari Piala Eropa 2012. Ungkapan penuh jemawa dan bangga dari pemain pun terdengar di Euro 2012.

Saya seorang lelaki. Saya bisa jadi Peter Pan karena saya suka melakukan hal-hal seperti keinginan saya. Saya punya jiwa bebas. Saya mencetak dua gol di depan ibu saya dan saya ingin mencetak gol di depan ayah saya di Kiev, di final. Momen yang paling saya sukai adalah saat saya memeluk ibu setelah pertandingan, ujar penyerang Italia, Mario Balotelli, seusai melesakkan dua gol kemenangan Italia atas Jerman di semifinal.

Kita bicara mengenai sebuah generasi hebat sepak bola. Mereka memiliki akar, tahu bagaimana bermain bersama karena mereka datang dari sebuah negeri di mana mereka belajar bermain dengan selayaknya. Ini sebuah era hebat sepak bola Spanyol, kata Del Bosque. (AFP/OKI)


Via: Ekspresi Pemain: Dari Kemarahan hingga Kejemawaan

Persebaya Naik ke Posisi Kedua


SURABAYA, KOMPAS.com - Fernando Soler (34), ujung tombak Persebaya Surabaya asal Buenos Aires, Argentina, menjadi pahlawan tim Bajul Ijo setelah menciptakan gol melalui kepala tepat tujuh menit sebelum laga berakhir.

Gol itu tercipta melalui Soler pada menit ke-83. Dia memanfaatkan umpan dari Mario Karlovic yang mendapat tendangan bebas. Gol kemenangan bagi Persebaya atas tim tamu, Persiraja Banda Aceh.

Kemenangan 2-1 (1-0) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/7), itu mengangkat Persebaya naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Primer Indonesia (IPL).

Kini, tim Bajul Ijo mengantongi 35 poin dari 20 pertandingan. Persebaya menggeser posisi PSM Makassar untuk menempati peringkat ketiga karena unggul satu poin.

Tambahan tiga poin di kandang sendiri membuat Persebaya percaya diri melawan PSMS Medan pada 11 Juli mendatang.

Gol pertama Persebaya dicetak M Halil pada menit ke-36. Sementara gol semata wayang Persiraja Banda Aceh tercipta melalui Arief Kurniawan pada menit ke-53.

Pelatih Persiraja Herry Kiswanto mengakui, pemainnya kehilangan konsentrasi pada menit-menit terakhir sehingga Soler dapat menciptakan gol bagi kemenangan Persebaya.

Pemain kami tampil maksimal. Namun, dari beberapa peluang yang ada, hanya satu yang menghasilkan gol, ujar Herry.

Pada 15 menit babak pertama, Persebaya tampil cukup agresif sekalipun tidak ada peluang yang membahayakan gawang lawan. Tanpa kehadiran Andik Vermansyah yang tengah membela timnas U-22, hal itu memengaruhi serangan Persebaya yang seolah kehilangan ketajamannya.

Di pengujung babak pertama, gelandang Persiraja, Erik Saputra, hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan datarnya yang tidak terjangkau kiper Persebaya, Endra Prasetya.

Namun, bola tersebut berhasil dihalau mantan pemain sayap nasional yang kini bermain untuk Persebaya, Erol Iba, yang berdiri di bawah mistar gawang.

Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengaku puas dengan kemenangan tersebut meskipun beberapa pemain inti absen. Dia berharap, Persebaya dapat bertahan menjadi runner-up dengan meraih kemenangan di dua laga berikutnya. Mereka akan berhadapan dengan PSMS Medan di kandang dan Arema Malang dalam laga tandang.

Tanpa gaji

Pada waktu yang sama di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tempat pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), tuan rumah Persib Bandung meraih kemenangan 3-2 (2-0) atas Persidafon Dafonsoro.

Pelatih Persidafon Ernest Pehelerang mengatakan, mereka menjalani pertandingan itu tanpa persiapan khusus atau program latihan tertentu. Mereka tampil ala kadarnya.

Kondisi itu terjadi karena pemain Persidafon tidak mendapat gaji sejak enam bulan lalu. Itu sebabnya, dia membiarkan para pemainnya tampil lepas dan apa adanya.

Kemenangan ini menempatkan Persib yang ditangani Robby Darwis tetap di peringkat kedelapan. Peluang untuk menjadi pemuncak klasemen mustahil karena terpaut 27 poin dari Sriwijaya FC di urutan pertama.

Persib menyisakan dua laga tandang, yaitu melawan Persiram Raja Ampat pada 5 Juli dan menghadapi Sriwijaya FC pada 11 Juli. (ILO/ELD/NIC)


Via: Persebaya Naik ke Posisi Kedua

Lorenzo Terima Permintaan Maaf Bautista


Jakarta - Jorge Lorenzo menyesal telah melontarkan kata-kata keras terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan Alvaro Bautista. Pembalap Yamaha itu akhirnya menerima permintaan maaf Bautista.

Perselisihan antara kedua pembalap itu bermula saat Lorenzo ditabrak Bautista di tikungan pertama pada balapan MotoGP Belanda. Akibat kejadian tersebut Lorenzo tak bisa melanjutkan balapan.

Bautista kemudian dapat hukuman berupa keharusan start dari posisi paling belakang di MotoGP Jerman. Namun Lorenzo tidak puas dengan sanksi tersebut, dan menyebut kalau Bautista harusnya dilarang ikut satu seri balapan.

Kini, Lorenzo menyebut kalau dia sudah menerima permintaan maaf Bautista. Secara pribadi dia juga menyesal telah melontarkan pernyataan kasar pada rekan senegaranya itu.

"Soal insiden dengan Alvaro, saya menerima permintaan maafnya. Saya tidak dendam padanya. Itu sebuah kecelakaan dan saya yakin dia tak akan mengulanginya," tulis Lorenzo di halaman Facebook-nya.

"Seperti yang Anda tahu, dalam suasana panas Anda akan mengatakan sesuatu yang tidak akan dikatakan saat Anda dalam kondisi tenang. Kemarin, apa yang saya katakan terlalu berlebihan," lanjut dia di Autosport.

Kekesalahn Lorenzo terhadap Buatista didasari oleh ancaman cedera parah yang mungkin menerpa dirinya. Soalnya akibat kecelakaan tersebut Lorenzo mengalami beberapa cedera, meski tak sampai membuatnya absen di seri berikutnya.

"Saya akan bisa membalap di Jerman, tapi menurut dokter saya sangat nyaris mengalami patah tulang yang bisa membuat saya absen dua pekan," tuntas Lorenzo.


Via: Lorenzo Terima Permintaan Maaf Bautista

Keponakan Nesta Pilih Main di AS Roma


ROMA, KOMPAS.com - Kabar menarik hadir dari ibu kota Italia, Roma. Keponakan Alessandro Nesta, Gianmarco Nesta, diberitakan Football Italia akan bermain untuk AS Roma.

Sang paman merupakan mantan pemain Lazio yang notabene musuh bebuyutan "I Giallorossi". Tanpa mengindahkan latar belakang karier Nesta, Gianmarco justru memilih AS Roma.

Gianmarco saat ini masih berusia 12 tahun. Sebelum ke AS Roma, Gianmarco merupakan pemain Pro Calcio Sabina. Tidak seperti pamannya yang seorang bek tengah, Gianmarco adalah pemain yang biasa beroperasi sebagai penyerang sayap.

Sedangkan nasib karier pamannya juga sudah diketahui. Setelah tidak lagi memperkuat AC Milan, Nesta akan melanjutkan karier sepak bolanya di klub Major League Soccer, Montreal Impact.


Via: Keponakan Nesta Pilih Main di AS Roma